Minggu, Oktober 17, 2010

Pembayaran Pajak dan Iuran Jamsostek Seharusnya Disatukan

JAKARTA. Supaya perusahaan mengikutkan karyawannya masuk Jamsostek, pemerintah dapat menerapkan penggabungan sistem pembayaran iuran dengan pembayaran pajak bagi individu atau perusahaan wajib pajak.

Dengan sistem ini dapat meningkatkan kepesertaan dan pengawasan, kata Direktur Utama PT Jamsostek, Hotbonar Sinaga, Senin.

Sistem seperti itu, lanjutnya, tidak hanya memudahkan pendataan kepesertaan jaminan sosial, melainkan juga memudahkan perpajakan mendata wajib pajaknya. Tapi sayangnya belum diatur dalam perundangan.

Pasalnya, di beberapa negara, dana jaminan sosial disetor oleh badan penyelenggara ke anggaran pembangunan dan belanja negara mereka. Sementara di Indonesia dikelola langsung oleh lembaga penyelenggara.

Hotbonar menuturkan, mekanisme pengumpulan iuran dari peserta jaminan sosial maupun penegakan hukum merupakan basis dari penyelenggaraan sistem jaminan sosial yang efektif dan berkelanjutan.

Artinya, lanjut Hotbonar, baik individu atau perusahaan wajib membayar pajak dan mendaftarkan tenaga kerjanya dan upah yang benar dalam satu paket.

Upaya itu diperlukan karena kesadaran perusahaan mendaftarakan pekerja dengan upah yang benar masih relatif rendah, tukasnya.(tri/B)

[Via]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar